Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) sering direkomendasikan oleh tenaga medis untuk mengatasi sakit pinggang. OAINS bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan nyeri yang menyebabkan ketidaknyamanan pada punggung. Obat ini efektif untuk sakit pinggang akut maupun kronis, namun penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati. OAINS dapat menimbulkan efek samping pada lambung, ginjal, dan tekanan darah, terutama jika digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengikuti dosis yang tepat dan menghindari penggunaan berlebihan.
Apa Saja Gejala Sakit Pinggang Yang Bisa Diatasi Dengan Oains?
OAINS efektif untuk mengatasi gejala sakit pinggang yang berhubungan dengan peradangan akut, ketegangan otot, atau cedera pada area punggung bawah. Gejala yang dapat diatasi dengan OAINS meliputi:
- Nyeri punggung bawah akut yang disebabkan oleh cedera atau ketegangan otot
- Kaku dan pembengkakan pada otot atau sendi yang mengelilingi tulang belakang
- Rasa nyeri yang memburuk saat bergerak atau beraktivitas, serta keterbatasan dalam bergerak
OAINS bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, bahan kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan rasa sakit, yang memungkinkan pemulihan lebih cepat dan mengurangi gejala-gejala tersebut (Smith et al., 2020).
Kapan Sebaiknya OAINS Digunakan Untuk Sakit Pinggang Akut?
OAINS idealnya digunakan pada fase awal sakit pinggang akut, yaitu dalam 48 hingga 72 jam pertama setelah cedera atau munculnya gejala. Pada periode ini, OAINS dapat mengurangi peradangan dan nyeri dengan efektif. Menggunakan OAINS dalam waktu yang tepat sangat penting untuk mencegah perburukan kondisi dan membantu pemulihan lebih cepat. Penggunaan yang lebih lama harus disesuaikan dengan panduan medis untuk menghindari efek samping, terutama pada penggunaan jangka panjang.